Pertemuan Kedua Diklat KSR PMI Kabupaten Tegal Fokuskan Penguatan Komunikasi, Kerja Tim, dan Tanggap Darurat

Slawi — Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Korps Sukarela (KSR) Unit Markas PMI Kabupaten Tegal kembali berlanjut pada pertemuan kedua, Minggu 16 November 2025, bertempat di Aula Gedung PMI Kabupaten Tegal. Sebanyak 34 Calon Anggota (CATA) KSR mengikuti rangkaian materi yang difokuskan pada penguatan kemampuan dasar relawan, mulai dari komunikasi, kerja sama tim, hingga respon cepat kebencanaan.

Pada sesi awal, peserta mendapatkan materi “Membangun Kemampuan Komunikasi yang Efektif” yang disampaikan oleh Heti Setiariningsih, S.Pd. Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya komunikasi yang jelas, empatik, dan tepat sasaran dalam setiap pelayanan kemanusiaan. Materi tersebut dilanjutkan dengan “Mengembangkan Kemampuan Bekerja Sama dalam Tim”, juga oleh Heti, yang memantik dinamika diskusi dan latihan kelompok untuk menanamkan kesadaran akan peran dan koordinasi dalam sebuah tim relawan.

Memasuki sesi berikutnya, Thamalia Haristiani, S.H.I, memfasilitasi dua materi penting yaitu “Mengoptimalkan Kerja Relawan” dan “Melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi”. Thamalia menegaskan bahwa relawan PMI harus mampu bekerja secara sistematis, memahami alur pelayanan, sekaligus menguasai kompetensi dasar agar siap diterjunkan dalam berbagai situasi kemanusiaan.

Sesi kritikal dalam pertemuan kedua ini juga diisi oleh Latifah yang menyampaikan materi “Memberi Layanan Tanggap Darurat”. Peserta diajak memahami langkah-langkah awal yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat, termasuk teknik komunikasi, analisis risiko cepat, dan koordinasi lapangan.

Sebagai penutup, M. Ramedon memberikan materi “Melakukan Pengkajian Cepat dalam Konteks Penanggulangan Bencana”. Peserta dilatih melakukan penilaian kebutuhan secara cepat dan tepat, sebagai dasar pengambilan keputusan dalam operasi kemanusiaan.

Kegiatan berjalan interaktif dengan kombinasi metode ceramah, diskusi, dan praktik singkat. Fasilitator memberikan studi kasus yang membuat peserta aktif menganalisis dan merespons apabila terjadi situasi kebencanaan.

Pertemuan kedua ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas para calon anggota KSR sebelum nantinya memasuki materi lanjutan dan simulasi lapangan pada tahap outdoor. PMI Kabupaten Tegal berkomitmen melahirkan relawan yang tangguh, terlatih, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

0 Responses

  1. Seru karna menjadi kan saya banyak pengalaman dalam saya manyak pengalaman dalam bersosialisasi

  2. Diklat nya sangatlah menyenangkan dan juga membuat saya belajar banyak dalm bersosialisasi dan belajar banyak pula tetang ke PMI an hanya saja , kurang terarahkan

  3. Diklat nya sangatlah menyenangkan dan juga membuat saya belajar banyak dalm bersosialisasi dan belajar banyak pula tetang ke PMI an hanya saja , kurang terarahkan

Tinggalkan Balasan ke Andesta mauizatul khasanah Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Infografis

Cek Hoaks ataau Fakta
Waspada diare

Prestasi

Temu Sibat Nasional
Youth Red Cross and Vo...

Pelayanan Gawat Darurat dan Rujukan Awal. Kriteria: warga setempat, verifikasi singkat, tidak menanggung biaya operasional minimal untuk kasus tertentu.

Pengantar Jenazah & Pendampingan Keluarga. Fokus: pelaksanaan protokol humanis dan koordinasi dengan pihak keluarga/pihak berwenang.

Evakuasi, Triase, dan Logistik.
Tim tanggap cepat, Koordinasi BPBD dan Mitra Kesehatan Lainnya